admin@endurohomeservice.com
Kawasan Industri Jl. Mt.Haryono Cilacap
Cs. 0857 7053 8636

Bisa Fatal, karena Tekanan Angin Ban tidak Ideal

Fakta yang mengejutkan, dari data yang dihimpun Ketua Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), ternyata 80% kecelakaan disebabkan karena kondisi tekanan ban yang tidak sesuai. Peristiwa fatal kerap terjadi saat kendaraan melaju kencang di jalan tol, akibat kondisi tekanan angin ban yang kurang. Tahun 2017, sebanyak 265 kasus kecelakaan karena ban pecah di tol Cikampek.

Memang satu hal yang sering diabaikan dalam merawat kendaraan yaitu tekanan angin ban. Pengguna seringkali kurang perhatian, karena dirasa masih nyaman digunakan. Sobat Enduro tentu harus lebih jeli dan perhatian terhadap aspek ini.

Fungsi Penting Tekanan Angin Ban

Tekanan angin ban menjadi penting setelah kita memahami tentang fungsi dari ban. Ban berfungsi menopang beban dari bobot kendaraan dan juga penumpangnya. Untuk melakukan fungsi tersebut dengan maksimal, maka tekanan angin ban harus berada dalam kondisi yang ideal. Ketika kurang dari angka idealnya, maka ban  akan kesulitan menopang berat sehingga tidak bisa berputar dengan sempurna dan tarikan motor menjadi berat.

Ban merupakan bagian motor yang bersentuhan langsung dengan jalan. Jalan yang dilewati beragam, mulai dari yang mulus, rata, hingga berlubang dan bergelombang. Kondisi jalan yang beragam tersebut menjadi pertimbangan untuk menjaga tekanan angin ban pada kondisi yang ideal.

Ban yang kekurangan angin, akan sulit dikendalikan di jalanan yang rata dan mulus. Kendaraan akan mudah oleng ketika berkendara di jalan yang mulus. Sedangkan pada jalan yang kurang rata, ban yang kekurangan angin mungkin terasa nyaman digunakan. Namun ketika melewati lubang, ban akan cepat pecah.

Bagaimana dengan ban yang tekanan angin berlebihan? Memang saat berlebih menjadikan kendaraan melaju dengan mudah di jalanan yang rata dan mulus. Namun, ketika bertemu dengan jalanan berlubang, ban akan mudah meletus. Sebab kondisi yang berlebihan juga dapat menimbulkan benjolan pada ban.

Tekanan angin ban ideal

 

Tekanan angin ban motor matic dan motor bebek kurang lebih sama karena memiliki bobot yang ringan. Pada ban depan, tekanan angin yang dibutuhkan berkisar antara 28-30 psi. Sedangkan ban belakang idealnya sekitar 31-33 psi. Apabila dikendarai sendirian, tekanan ban belakang sebesar 31 psi sudah cukup, namun ketika digunakan berboncengan atau membawa beban berat maka lebih baik diisi hingga 33 psi.

 

Pada motor sport tentu berbeda, sesuai dengan ukurannya yang lebih besar. Ban depan motor sport membutuhkan tekanan angin 32-34 psi. Sedangkan ban belakang diatur pada tekanan 39-41 psi.



(AN)

Leave a Reply

Translate »
DAFTAR
LOGIN
Home
PRAKTEK
TARGET